Makhluk, Akhlaq, khaliq
Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamu'alaikum wr.wb.
Dengan Menyebut Nama Alloh, semoga kita senantiasa dalam Ridho dan Magfirah Alloh. Pagi ini ada yang ingin disampaikan yaitu perihal
*AKHLAQ YANG BAIK TIDAK CUKUP UNTUK MENDAPAT RIDHO ALLOH*
Kebanyakan memahami akhlaq sebagai perbuatan baik dari manusia. Bahkan dakwah rosululloh pun katanya dengan akhlaq. Pemahaman diatas tidak salah, tetapi akhlaq yang mana??
Akhlaq adalah perbuatan makhluk kepada khaliqnya. (Mahluk => akhlaq => khaliq).
Perbuatan dari seluruh makhluk ciptaan kepada sang pencipta (khaliq). Makhluk disini kan tidak hanya manusia, burung, gunung, air, langit, seluruh alam semesta juga merupakan ciptaan Nya. Sehingga burung dengan mengepakan sayapnya, bumi berputar pada porosnya, matahari bersinar, air menguap ketika dipanasi, semua itu adalah akhlaq. Perlu diketahui semua makhluk selain jin dan manusia sudah berakhlak sesuai sesuai ketetapan sang pencipta.
Khusus akhlaq manusia tidak cukup dengan berbuat baik saja, tapi juga harus benar. Sehingga ada istilah akhlaqul kharimah (akhlaq yang baik) dan akhlaqul syayiah (akhlaq yang buruk). Perbuatan akan disebut benar ketika sesuai dengan Al Quran. Perbuatan mengikuti Al Quran ini sering juga disebut akhlaqul adzimah (agung).
Banyak perbuatan baik tapi belum tentu benar, karena ukuran kebaikan adalah pendapat manusia, sedangkan kebenaran berdasarkan kitabulloh (wahyu). Muhammad bin Abdullah ketika belum diangkat nabi, menurut masyarakat Mekah adalah Al Amin (terpercaya) sedangkan menurut Alloh dollal. Sedangkan ketika sudah diangkat menjadi nabi oleh masyarakat Mekah dijuluki Al Majnun (gila) atau penyihir, sementara menurut Alloh mendapat petunjuk (fa hada).
Aḍ-Ḍuhā (93) : 7 وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَىٰ Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
Akhlaq Nabi Muhammad (akhlaqul adzim) yaitu melaksanakan seluruh yang diperintahkan Al Quran dan meninggalkan yang dilarang. Akhlaq agung nabi ini menimbulkan kebencian dari kalangan orang kafir, dan kebalikanya menimbulkan kasih sayang di kalangan mukminin.
Jika ada orang berbuat baik kepada sesama, jadi pembela kemanusiaan, jika tidak berdasarkan Al Quran, maka perbuatan baiknya termasuk akhlaqul syayiah (akhlaq yang buruk).
Demikian juga jika suatu negara tidak menjadikan Al Quran sebagai aturan, maka seluruh rakyatnya tidak akan bisa disebut berakhlaqul kharimah (akhlaq yang baik) apalagi akhlaqul adzim (akhlaq yang agung yang sesuai Al Quran).
Tentunya jika demikian mereka termasuk berakhlaq syayiah (akhlaq buruk) tidak mungkin masyarakatnya mendapatkan ridho Alloh.
Siapakah yang termasuk berakhlaq buruk (akhlaqul syayiah) :
1. Mereka yang selalu bermaksiat, berjudi, mencuri (korupsi), berjinah, khamer, fitnah, mengurangi timbangan, riba dll.
2. Mereka yang berbuat baik, bahkan mungkin sudah melaksanakan sholat, puasa, zakat, haji, tapi aturan hidup dan hukum syareat masih menggunakan undang-undang buatan manusia (royu)
Sehingga yang berakhlaqul kharimah (akhlaq yang baik) hanyalah yang sudah melaksanakan perintah Alloh dan meninggalkan apa yang dilarang, sehingga sesuai dengan apa yang diperintahkan dalam Al Quran (berakhlaqul adzim).
Wallohualam.
Komentar
Posting Komentar